Produk-produk sains yang berupa fakta, prinsip, model, hukum, teori biologi dihasilkan oleh para ilmuwan biologi melalui kerja ilmiah. Kerja Ilmiah adalah suatu rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh orang yang memiliki sikap ilmiah, dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses dan melalui langkah-langkah metode ilmiah.
SIKAP ILMIAH
- Rasa Ingin Tahu : apabila ada gejala alam, seseorang saintis akan terangsang untuk ingin tahu lebih lanjut sehingga ia akan mencari informasi melalui berbagai sumber dan berusaha untuk memecahkan masalah yang ditemukan.
- Jujur : menerima kenyataan dari hasil penelitian dan tidak mengada-ngada, serta tidak boleh mengubah data hasil penelitian.
- Tekun: tidak mudah putus ada. Seringkali dalam pembuktian suatu masalah tidak boleh putus asa, melainkan terus menerus diulang-ulang untuk mendapatkan data yang akurat.
- Teliti: bertindak hati-hati, tidak ceroboh dengan begitu akan mengurangi kesalahan-kesalahan dalam proses penelitian. Penelitian dengan kesalahan yang minimal, menghasilan data yang baik.
- Objektif: tidak boleh dipengaruhi oleh perasaan pribadi. Semua yang dikemukakan berdasarkan fakta yang diperoleh.
- Terbuka: menerima pendapat yang benar. Menghargai setiap gagasan yang baru dan menguji sebelum diterima atau ditolak.
- Toleran: bersedia belajar dengan embandingkan pendapatnya dari orang lain. Tidak memaksakan suatu pendapat kepada orang lain.
- Optimis: Selalu berpengharapan baik.
- Pemberani: berani melawan ketidakbenaran, penipuan, kepura-puraan yang menghambat kemajuan.
- Peduli Lingkungan: Sikap peduli lingkungan harus tertanam dalam jiwa, karena suatu penelitian akan sia-sia jika ternyata proses maupun hasilnya merusak lingkungan.
LANGKAH- LANGKAH METODE ILMIAH
- Memilih masalah dan Studi Pendahuluan (Observasi) melalui pencarian penelitian sebelumnya kemudian dianalisis sehingga menemukan masalah baru. Studi pustaka, Observasi di lapangan.
- Merumuskan Masalah: untuk memperjelas batasan permasalahan. menggunakan kata "apa, bagaimana, mengapa".
- Mengumpulkan Informasi: yaitu dengan studi referensi tentang teori, konsep, hasil penelitian yang sesuai, dimana sumber tersebut digunakan untuk memperoleh jawaban sementara dari permasalahan
- Pengajuan Hipotesis: yaitu jawaban sementara dari permasalahan. Jawaban tersebut harus bersifat teoritis sehingga dapat diuji kebenarannta.
- Eksperimen: menentukan alat dan bahan terlebih dahulu. Menentukan kelompok percobaan. yaitu
- Kelompok Kontrol merupakan kelompok yang tidak diberi perlakuan, sedangkan
- Kelompok Eksperimen merupakan kelompok yang diberi perlakuan.
- Adapun variabel adalah faktor yang berpengaruh dalam suatu eksperimen. Variabel yang harus ditentukan yaitu:
- Variabel bebas adalah variabel yang memengaruhi variabel terikat dengan sengaja dibuat berbeda. Secar sederhananya variabel bebas adalah variabel penyebab dalam percobaan.
- Variabel Terikat merupakan variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebas. Atau secara singkatnya variabel terikat adalah variabel yang tengah di observasi.
- Variabel Kontrol adalah variabel yang dibuat sama untuk semua perlakuan. Atau secara singkatnya variabel kontrol merupakan variabel pembanding terhadap variabel yang telah di uji.
Kualitatif: Data yang dinyatakan dalam bentuk kata-kata atau bukan dalam bentuk
angka. Data ini biasanya menjelaskan karakteristik atau sifat . Sebagai contoh :
kondisi barang (jelek,sedang,bagus), pekerjaan( petani,pengusaha,pedagang),tingkat
kepuasan ( tidak puas, puas, sangat puas),dll. Data Kuantitatif Data yang
dinyatakan dalam bentuk angka. Merupakan hasil dari perhitungan dan pengukuran.
Sebagai contoh : tinggi badan, umur, jumlah benda, penghasilan seseorang,dll
7. Kesimpulan : Hipotesis diterima atau Hipotesis ditolak.
UNSUR-UNSUR LAPORAN
- Judul
- Prakata
- Daftar isi
- Pendahuluan
- Tinjauan Pustaka
- Metode Penelitian
- Hasil dan Pembahasan
- Kesimpulan
- Daftar Pustaka
- Lampiran

Komentar
Posting Komentar